Apa Saja Sih Akibat Buruk Minum Kopi Berlebih?

Kopi saat ini merupakan minuman yang sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya kaum adam, para wanita pun menyukainya. Meski beberapa riset menyebutkan bahwa kopi mempunyai efek atau akibat yang baik, seperti meningkatkan mood dan meningkatkan konsentrasi, tetap saja perlu waspada. Ada beberapa akibat buruk yang dapat terjadi jika minum kopi berlebih.

Sebagian besar penikmat kopi tidak segera merasakan akibat buruk minum kopi. Jumlah yang diminum, jenis dan kualitas kopi, dan keadaan tubuh sangat berpengaruh. Karena itu akibat buruk yahg terjadi pada tiap individu berbeda-beda. Akibat baik ataupun buruk minum kopi disebabkan oleh kafein yang terkandung dalam kopi.

Kandungan Kafein Dalam Secangkir Kopi

Sumber: medcom.id

Kandungan kopi, yang paling banyak dikenal, adalah kafein, atau disebut juga dengan kofein. Senyawa ini, bersama dengan theobromin dan teophyllin, secara kimia, disebut sebagai senyawa xantin. Tentu saja ada perbedaan sifat dan aktifitas dari masing-masing zat tersebut. Dari ketiganya, kafein yang paling besar prosentasenya dalam kandungan kopi.

Namun setiap jenis kopi yang biasa diminum, ternyata mempunyai kandungan kafein yang berbeda pula. FDA (Food And Drug Administration) memperkirakan dalam secangkir kopi terdapat 80-100 mg kafein. Namun jika diperhatikan lebih jauh, metode pembuatan pun berpengaruh terhadap kandungan kofein tersebut. Berapa jumlah kafein yang terkandung dari berbagai jenis kopi?

Kafein Dalam Kopi Seduh

Kopi seduh dibuat dengan menggunakan air panas dan bubuk kopi. Jika tidak disaring, kita mengenalnya sebagai kopi tubruk. Namun ada juga yang lebih memilih disaring untuk mengurangi jumlah ampas. Dalam satu cangkir kopi seduh (237 ml), terdapat sekitar 95 mg kofein.

Kafein Dalam Kopi Seduh Decaf

Kopi decaf adalah kopi yang dihilangkan kafeinnya sebelum disangrai. Hal ini menyebabkan kandungan kafein sangat jauh berkurang, meski tidak hilang sama sekali. Dalam satu cangkir kopi decaf, masih terdapat kafein sekitar 2-12 mg. Sudah sangat kecil dibanding kopi seduh biasa..

Kafein Dalam Kopi Seduh Dingin

Jenis kopi ini belum populer di Indonesia. Dalam metode ini, bubuk kopi diseduh dengan menggunakan air dingin dan dibiarkan dalam jangka waktu 8-12 jam. Dengan metode ini, ternyata kandungan kafeinnya dalam satu cangkir ukuran sedang (354 ml) terkandung kofein sebanyak 153-238 mg. Lebih besar dibanding kopi tubruk.

Kafein Dalam Kopi Instan

Ini merupakan jenis kopi yang sangat populer karena cara pembuatannya yang sangat praktis. Bahkan bisa menggunakan air panas atau air dingin. Tinggal disesuaikan dengan selera.

Dalam satu sachet kopi instan, terdapat kurang lebih 27-173 mg kofein. Namun jika kopi instant tersebut termasuk kopi decaf, maka kandungan kafeinnya menurun jauh hingga hanya sekitar 2 mg saja.

Kafein Dalam Kopi Espresso

Kopi espresso adalah kopi yang dibuat dengan cara nenberi tekanan tinggi pada bubuk kopi menggunakan air atau uap air panas. Metode ini menghasilkan minuman kopi dengan rasa yang pekat. Karena itu, secangkir kopi espresso biasanya volumenya kecil, sekitar 30 ml saja. Meski demikian, kandungan kafeinnya cukup tinggi, yaitu dalam satu cangkir (30 ml) tedapat kafein sebanyak 75 mg. Sangat tinggi ya..

Kafein Dalam Kopi Latte

Jenis minuman kopi ini tidak menggunakan kopi murni, namun juga ditambahkan susu dan creamer. Kandungan kofeinnya juga berbeda. Dalam sacu cangkir kopi latte terdapat 65-137 mg kafein. Kurang nendang untuk membuat anda tetap melek saat begadang..

Kafein Dalam Biji Kopi

Selain cara pembuatan, jenis kopi yang berbeda juga mengandung kafein yang berbeda-beda pula. Selama ini, yang populer dari jenis biji kopi adalah jenis robusta dan arabika. Kedua jenis ini memberikan cita rasa yang berbeda. Demikian juga dengan kandungan kafeinnya.

Kopi robusta biasanya mengandung kafein dua kali lebih banyak dibandingkan Arabika. Pada biji kopi Arabika mengandung 34,1-38,5 gram kafein per kilogram kopi kering. Sedangkan pada biji kopi Robusta terkandung 68,6-81,6 gram kafein per kg kopi kering.

Efek Samping Kafein

Sudah disebutkan bahwa kafein mempunyai efek farmakologis. Senyawa ini termasuk dalam zat psikoaktif. Artinya dapat merangsang susunan syaraf pusat. Efek psikoaktif ini yang membuat kopi dapat meningkatkan mood dan konsentrasi. Bahkan kafein dikatakan dapat meningkatkan kecepatan otak dalam mengambil keputusan.

Selain psikoaktif, kafein juga merangsang jantung dan mempengaruhi pembuluh darah. Kekuatan denyut jantung akan meningkat bersamaan dengan vasokontriksi pembuluh darah. Akibatnya terjadi kenaikan tekanan darah. Hal ini akan meningkatkan kewaspadaan dan kecekatan dalam melakukan sesuatu.

Meski mempunyai efek yang baik, minum kopi tetap memperhatikan takarannya. Batas wajar konsumsi kafein adalah 200 mg per hari. Hal ini setara dengan 2-3 cangkir kopi. Nah masalahnya, bagaimana jika minum kopi berlebihan, apakah ada akibat buruknya?

Semua yang berlebihan tidak baik, termasuk jika minum kopi. Akibat buruk minum kopi berlebihan diantaranya:

Dada Berdebar-debar

Kafein adalah stimulant jantung. Jika berlebihan, denyut dan frekuensi jantung akan meningkat. Karena itu, jika kadar kofein dalam darah cukup tinggi, jantung akan berdebar-debar. Sebagian besar dada berdebar-debar ini tidak berbahaya. Namun bukan berarti hal ini tanpa resiko.

Gangguan Pencernaan

Kopi mempunyai efek menurunkan motilitas usus. Efek ini menyebabkan perut terasa tidak nyaman seperti melilit, mual, kembung dan diare. Selain itu kopi juga dapat merangsang sekresi asam lambung. Karena itu lambung dapat menjadi sakit maag.

Hiperaktif

Kafein juga dapat merangsang pelepasan adrenalin. Hormon ini akan meningkatkan reaksi siaga. Jika berlebihan, dapat muncul gejala cemas, gelisah dan hiperaktif. Salah satu gejala ini seperti mengetuk-ngetukan kaki atau tangan terus menerus bergerak tanpa alasan yang jelas.

Sering Buang Air Kecil

Selain psikoaktif, kofein juga mempunyai efek diuretik, meski efek ini lemah. Namun jika minum kopi dalam jumlah banyak, maka efek diuretik ini akan muncul. Jika demikian, maka akan sering buang air kecil.

Begitu efek samping atau dampak buruk jika minum kopi berlebihan. Karena itu, jika minum kopi, secukupnya saja ya.. Oke???

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *